Selasa, 24 Februari 2015

Karya Murni 3 Dimensi SmanSadom

MAKALAH SENI BUDAYA
KRIYA MURNI


https://amelliakece.files.wordpress.com/2013/01/mooi-indie-painting.jpeg






















Disusun Oleh :
Nama : Muh. Adha
Kelas : XI IPA 4 (D)









SMA NEGERI 1 DOMPU
TAHUN AJARAN 2014-2015
A.   Pengertian Seni Rupa

       Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

 B.   Cabang – Cabang Seni Rupa

Seni rupa dibagi menjadi tiga cabang yaitu:

1.     Seni rupa murni

Seni rupa murni adalah seni yang tercipta bebas tanpa mempertimbangkan segi fungsi dan kegunaannya tetapi lebih mengutamakan fungsi keindahan. Contoh karya seni rupa murni, yaitu:
·         Seni lukis adalah karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan berbagai warna pada permukaan (penyangga) seperti kertas, kanvas, atau dinding.
·         Seni kaligrafi adalah seni menulis dengan indah dengan pena sebagai hiasan.
·         Seni patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni.

2.     Desain

Desain adalah merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda. Contoh aneka macam desain, yaitu:
·        Desain arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.
·                      
·        Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan). Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan lain-lain.
·        Desain industri adalah seni terapan dimana estetika dan usability (kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu barang disempurnakan. Desain industri menghasilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna atau garis dan warna atau gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis, dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri. Kriteria desain industri adalah baru dan tidak melanggar agama, peraturan perundangan, susila, dan ketertiban umum. Jangka waktu perindungan untuk desain industri adalah 10 tahun.
·             Desain interior adalah merupakan sebuah profesi di bidang kreatif dengan solusi teknik yang diterapkan kedalam struktur yang dibangun, untuk mencapai lingkungan interiornya. Solusi ini fungsional, diantaranya untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan budaya penghuni serta memunculkan kesan estetika dalam rumah yang menarik.


3.     Kriya

·       Kriya adalah cabang seni yang menekankan pada keterampilan tangan yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Kriya dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
·        Kriya tekstil adalah barang-barang yang dihasilkan dari proses menenun barang-barang tekstil meliputi segala hal yang dibuat dengan cara ditenun dan dirajut seperti kain, pakaian, perlengkapan rumah tangga dan lain-lain
·       Kriya kayu yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir kayu yang biasanya digunakan adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contohnya mebel, relief dan lain-lain.
·       Kriya keramik adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya gerabah, piring dan lain-lain.





















BAB II


A.   Pengelompokan Seni Rupa

Berdasarkan tujuan pembuatan karya seni rupa, kita mengenal adanya karya seni rupa sebagai berikut:
1.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan religius
Karya-karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan ini ditunjukan sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada aspek dan nilai religi yang dianut senimannya. Pada masyarakat paganisme dahulu, karya-karya seni patung banyak dibuat sebagai bentuk pengabdian kepada dewa-dewa yang dianut kaum tersebut.
2.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan magis
Karya seni rupa jenis ini dibuat untuk menumbuhkan nuansa atau kesan magis (sihir). Pada masyarakat primitif serta kelompok masyarakat yang menganut sekte tertentu, sering membuat patung untuk tujuan seperti ini.
3.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan simbolis
Karya seni rupa jenis ini dibuat sebagai perlambangan nilai-nilai yang dianut oleh suatu bangsa, kelompok tertentu, atau organisasi. Bangsa Indonesia memiliki simbol yang dikenal di mana-mana, yakni simbol burung garuda. Setiap organisasi, termasuk sekolah, pemerintah kabupaten, dan sejenisnya memiliki logo tertentu yang dijadikan simbol.
4.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan estetis
Karya seni rupa jenis ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan batin semata, yakni hanya dinikmati sebagai karya seni secara utuh. Karya ini dibuat sebagai hiasan dan dekorasi.
5.      Karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan komersial
Sesuai dengan tujuannya, karya seni rupa jenis ini dibuat untuk menghasilkan uang. Artinya, karya seni rupa yang dibuat diperjual belikan secara terbuka. Tujuan akhir dari pembuatan karya seni rupa jenis ini adalah memperoleh keuntungan.



B.   Unsur – Unsur Seni Rupa

Unsur-unsur seni rupa ada 6 sebagai berikut:
1.      Garis
Garis merupakan unsur utama dalam karya seni rupa. Dalam ilmu matematika, garis didefinisikan sebagai kumpulan titik yang berangkai. Bentuk garis ini bermacam-macam, ada garis lurus, garis lengkung, garis patah-patah, garis terputus-putus.
Garis dapat juga memberikan kesan watak tertentu sehingga dapat digunakan sebagai perlambangan. Kesan watak dari garis ini misalnya:
·         Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan.
·         Garis miring mengingatkan pada kegoncangan, tidak stabil, gerak.
·         Garis tegak, kuat, terpatah-patah mengesankan kekuatan.
·         Garis halus,melengkung-lengkung berirama mengesankan kelembutan, kewanitaan.

                                                                                                                                                                       
2.       Bidang
Bidang terbentuk dari satu atau sekumpulan garis yang membentuk bidang tertutup. Bidang terbentuk pula karena adanya perpotongan  beberapa garis pada pangkalnya. Garis-garis ini akan membentuk garis keliling yang saling berhubungan dan bersambungan satu sama lain sehingga membentuk bidang.
Bidang dapat pula dibentuk oleh goresan sesuatu yang berukuran besar seperti goresan kuas cat pada permukaan kanvas atau dinding. 

3.      Bentuk
Bentuk merupakan wujud yang dibentuk oleh sekumpulan garis dan bidang. Bentuk ini terdiri atas dua kelompok besar, yakni bentuk geometris dan bentuk organis.
·         Bentuk geometris yaitu bentuk-bentuk tertentu yang terukur dan dapat didefinisikan, seperti lingkaran, bola, bujur sangkar, tabung, limas, dan sebagainya. Sering  juga dikatakan sebagai bentuk mutlak atau murni.
·         Bentuk organis yaitu bentuk alamiah yang sudah mengalami perkembangan, tidak lagi terukur dan sukar didefinisikan, misalnya bentuk pohon, orang atau kuda.

4.      Warna
Warna merupakan unsur penting dalam seni rupa karena selain dapat menimbulkan kesan keindahan dan menyenangkan, warna juga dapat memberi kesan bermacam-macam pada diri sipemandang. Warna dapat memberikan kesan jauh dan dekat (perspektif), dapat menimbulkan rasa sejuk, hangat dan yang lainnya. Selain itu, warna juga dapat dijadikan perlambangan.
Secara teoritis, warna-warna yang ada di alam ini dibangun oleh tiga warna pokok yang dinamakan sebagai warna primer. Warna-warna primer ini terdiri atas warna magenta (merah), cyan (biru), dan yellow (kuning). Percampuran antara warna-warna primer akan menghasilkan warna-warna sekunder, warna tersier, dan seterusnya.

5.      Komposisi
Secara sederhana, komposisi dapat didefinisikan sebagai cara penempatan objek gambar secara serasi di atas bidang gambar sehingga tidak menimbulkan kesan kaku, melelahkan, dan membingungkan. Komposisi juga dapat diartikan sebagai tata susun yang didasarkan kepada pertimbangan rasional, pertimbangan estetika, serta nilai-nilai ekspresi senimannya.
Untuk membuat karya seni yang baik, seorang pelukis perlu memahami kaidah-kaidah komposisi yang terdiri atas kesatuan dan keserasian, keseimbangan, pusat perhatian, irama, kontras dan proporsi.

6.      Tekstur
Tekstur adalah kesan halus atau kasarnya sesuatu  permukaan benda. Pada sebuah gambar, tekstur ini ditampilkan melalui teknik goresan alat gambar pada bidang gambar secara khas. Benda yang terbuat dari kayu, logam, kaca atau gerabah, memiliki rasa permukaan (tekstur) yang berbeda. Bagaimana menggambarkan kasarnya pot bunga dari gerabah, halusnya poci keramik, dengan alat pensil misalnya, perlu dilatih dan dipelajari.
Secara teoritis, terdapat dua macam tekstur, yakni tekstur taktil dan tekstur visual. Tekstur taktil adalah tekstur nyata yang dapat dirasakan dengan menyentuhnya. Misalnya: tekstur kulit jeruk, cetakan embose, dan sebagainya. Tekstur visual adalah tekstur pura-pura atau tekstur simulasi yang timbul akibat ilusi rangkaian gambar.

karya seni rupa murni 3 dimensi Adalah cabang seni membentuk karya seni media bisa ditangkap mata dirasakan rabaan. karya seni rupa terapan, dinikmati keindahannya. Seni rupa murni karya seni dibuat berdasar ekspresi jiwa semata, pertimbangan tujuan fungsi apapun sama .
I. pengertian seni rupa: cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata (visual) dan dirasakan dengan rabaan (tekstur).. 1. gagasan (ide) karya seni rupa terapan. gagasan (ide) berkarya seni rupa meliputi gagasan awal dan akhir. seni rupa terapan daerah setempat memiliki keunikan yang. 6. contoh seni rupa terapan. di bawah ini beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah indonesia: 6.1. arsitektur. candi borobudur merupakan salah satu karya seni.
Belajar berbagi tentang karya seni rupa, lukisan, patung, drawing, digital art, ebooks, magazine, video tutorials . Jika kita melihat karyakarya seni rupa berkembang pesat kian beraneka ragam jenisnya terkadang membuat kita kesulitan menggolongkan karyakarya seni rupa. Seni rupa zaman prasejarah hindu indonesia bersifat magis religius. I. pengertian seni rupa: cabang seni membentuk karya seni media bisa ditangkap mata (visual) dirasakan rabaan (tekstur).. 1. gagasan (ide) karya seni rupa terapan. gagasan (ide) berkarya seni rupa meliputi gagasan awal akhir. seni rupa terapan daerah setempat memiliki keunikan . 6. contoh seni rupa terapan. bawah contoh karya seni rupa terapan daerah indonesia: 6.1. arsitektur. candi borobudur salah satu karya seni.

1. ragam seni rupa murni nusantara mancanegara. . seni lukis. seni lukis salah satu cabang seni rupa murni berdimensi dua.. Belajar berbagi tentang karya seni rupa, lukisan, patung, drawing, digital art, ebooks, magazine, video tutorials . Jika kita melihat karyakarya seni rupa berkembang pesat kian beraneka ragam jenisnya terkadang membuat kita kesulitan menggolongkan karyakarya seni rupa.
1. gagasan (ide) karya seni rupa terapan. gagasan (ide) berkarya seni rupa meliputi gagasan awal akhir. seni rupa terapan daerah setempat memiliki keunikan . 6. contoh seni rupa terapan. bawah contoh karya seni rupa terapan daerah indonesia: 6.1. arsitektur. candi borobudur salah satu karya seni.
Contoh Gambar KARYA SENI RUPA MURNI 3 DIMENSI NUSANTARA

1. Patung
http://aboutbali.files.wordpress.com/2008/09/wisnu_statue.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFvukPjj1LGot7Bv9eEKBUwNIkRSgmer1FFbiA4kOpDlyf2MHGgugfzOc_9sNehhH5A9KuNP2LYrvhuiEEC1PBQr8dC4YhMtXBkII6WQ1r-NZPCQoPNHB4UqIJOQuRK2Cu_gjBvqkxsug/s320/IMG_0149.JPG

http://4.bp.blogspot.com/_CIw1C9sdMEk/SmHJqDukIJI/AAAAAAAAABI/LmVjLkoMrFA/s320/patung+qu.JPGhttp://wb5.itrademarket.com/pdimage/82/2151082_patung.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGyUlDpDIMNIvaEJz0BshZDdm78t2ymmsxqCCRexU-ZUCVPr-UjM_oXiTb2hP1-z9XU7lBPrYw3C1bcF4gxr3SrcmqFTlpaadksq_d_8HODs106h9QPiXzoQ8ciWAhLuSf1JTmK9ZawY9B/s320/pancoran1.jpghttp://surabayaterkini.files.wordpress.com/2009/12/jalesveva-jayamahe1.jpg









http://w29.indonetwork.co.id/pdimage/91/261691_ikan.jpghttp://wb8.itrademarket.com/pdimage/41/1091041_sankat_mochan_hanuman_rg24.jpg








2. Hiasan Rumah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk7cHaJopKNcMiKJ2dKc9G1d_5aJ8fZp4q3sW3yu6DTiZLLuaZm7ksWgIHKP7U0314YRPSqiqgHHQuqDIFTFeJEDAoAMeNElL_iYzokMLkzefmzIErmkspwOzPtFgRHUToyuMpYzbrmz2a/s320/Karya.jpghttp://www.thejakartapost.com/files/images2/up%20p22-b_13.img_assist_custom-400x267.jpg



http://yogaparta.files.wordpress.com/2008/11/karya-agus2.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6x42SLMKeyp4pPtieoCWSCGhtRHsqSNH5sxhUFTvjC_k3LwFhXMWfXkyLxAf0oOv4knnimGi9mrbNlngbEkdAJikYh9UFM2LxtSQst6our2do9vVlgjyaWg2uoN-E_HlfXm69NPN5rCg/s320/Hiasan+Dinding+Pedang.jpg






Seni Kriya Murni dan Terapan

Seni Kriya (handycraft) adalah karya seni yang dihasilkan manusia dengan menggunakan keterampilan tangan. Seni kriya dibedakan menjadi 2, yaitu :
1.      Seni Kriya Murni
Seni Kriya Murni adalah karya seni yang dibuat dengan keterampilan tangan yang mengutamakan nilai estetika (keindahan). Fungsinya untuk hiasan, contohnya :
Lukisan adalah suatu karya seni yang dibuat oleh pelukis untuk menggambarkan suatu objek dengan mengutamakan nilai estetikanya. Lukisan-lukisan tertua berada di Chauvet Grotte di Perancis, diklaim oleh beberapa sejarawan dari sekitar 32.000 tahun yang lalu. Lukisan itu diukir dan dicat menggunakan oker merah dan pigmen hitam dan menampakan kuda, badak, singa, kerbau, raksasa, desain abstrak dan sejenis sosok manusia mungkin parsial.
Mona Lisa, atau La Gioconda (La Joconde), adalah lukisan minyak di atas kayu poplar yang dibuat oleh Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Lukisan ini sering dianggap sebagai salah satu lukisan paling terkenal di dunia dan hanya sedikit karya seni lain yang menjadi pusat perhatian, studi, mitologi, dan parodi. Lukisan ini dimiliki oleh pemerintah Perancis dan dipamerkan di Musée du Louvre di Paris.

2.      Seni Kriya Terapan
Seni Kriya Terapan adalah karya seni yang dibuat dengan keterampilan tangan dengan mengutamakan nilai fungsional ( fungsi). Seni ini sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, contohnya :
Gerabah adalah seni kriya yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Gerabah menjadi salah satu bentuk buah karya dan sekaligus tradisi nenek moyang turun-temurun yang pernah ada dan sampai sekarang masih dipertahankan sebagai suatu keahlian penduduk setempat yang telah diakui dunia. Dulu gerabah biasa digunakan untuk menyimpan beras, garam dan bumbu-bumbuan disamping digunakan untuk tujuan memasak. Berikut adalah gambar gerabah tertua di dunia yang ditemukan di Jiangxi, Cina.

Membuat gerabah sederhana saja tidak semudah orang-orang pikirkan karena membutuhkan proses berliku dan lama. Berikut proses pembuatan gerabah :
1.      Proses Pencarian tanah liat
Butuh inspeksi yang teliti untuk mendapatkan tanah liat terbaik yang sesuai dengan kualitas standart. Tanah liat yang bagus tidak harus berasal dari desa penghasil gerabah namun berasal dari desa terdekat. Tanah liat tidak serta merta langsung digunakan tapi butuh ketelitian yang mendalam dan memastikan kalau tanah liat tidak bercampur batu-batu kecil dan kotoran.
2.      Proses Pengeringan
Setelah inspeksi, tanah liat dipotong-potong seperti kubus dan dijemur di bawah sinar matahari, butuh sekitar 3 atau 4 hari. Bila potongan kubus-kubus tersebut sudah kering, kemudian ditumbuk jadi seperti adonan tepung yang lembut dan disimpan sebelum digunakan sebagai adonan. Yang paling menarik untuk disaksikan tidak ada alat-alat modern yang mendukung dalam pembuatan gerabah, tapi lapisa-lapisan tanah liat terus ditambahkan dari jumlah adonan asli sementara para pengrajin gerabah memutar benda/alat yang digunakan sampai terbentuk benda yang diinginkan, kendati bentuknya seperti sudah jadi namun sebenarnya belum selesai, lalu ada juga pengrajin yang ditugaskan khusus untuk mendekorasi setelah itu benda/pot yang dimaksudkan dibiarkan kering di tempat yang tidak terlalu banyak kena sinar matahari.
3.      Proses Mempernis dengan minyak kelapa
Benda/pot yang sudah dipernis adalah kombinasi minyak kelapa dan dibiarkan kering sebelum di kerik/digosok dengan batu hitam atau alat-alat tradisisonal lainnya karena itu permukaannya kelihatan mengkilat dan lagi dikeringkan diterik sinar matahari dan itu butuh satu hari bahkan juga digosok halus di pertengahan siang hari untuk menambah kilauannya.
4.      Proses Pembakaran
Benda/pot siap untuk dibakar and dikumpulkan kedalam oven terbuka yang ditutupi jerami padi yang dibakar selama lebih dari 4 jam dan temperature produksinya sekitar 400 sampai 800 derajat Celsius
5.      Proses Pewarnaan
Pekerjaan terakhir adalah memilih warna yang tepat , bila warna merah tua yang dikehendaki dilapisi dengan sari biji asam dan bila warna merah jentik yang dikehendaki, cukup jentikkan dengan sekam.

Ada 3 desa penghasil gerabah yang terkenal di Lombok, sebut saja Banyumulek di Lombok Barat, Penujak di Lombok Tengah dan Penakak di Lombok Timur, masing-masing memiliki keunikan serta ciri khas tersendiri.